Antara Musim Penghujan dan English Ost dari Jealously Incarnate


Entah kenapa, akhir-akhir ini gue selalu ngerasa kalo bulan November tahun ini datang dengan begitu cepat. Perasaan baru kemarin tahun baruan di atap rumah temen sambil joget-joget india, eh sekarang udah mau tahun baru lagi aja. Perasaan baru kemarin ikut ujian nasional kelas 12, sekarang udah mau ikut ujian tengah semester sebagai seorang mahasiswa semester satu. Perasaan baru kemarin punya gebetan, eh sekarang udah jadian aja si gebetannya.. sama sahabat sendiri.  

Buat orang-orang yang tinggal di Indonesia, bulan November selalu erat kaitannya dengan hujan karena emang lagi musim penghujan. Siang ujan, pagi ujan, malem ujan, sore ujan, setiap saat ujan. OH HUJAN.. kata orang bijak, hujan itu ambigu. Hujannya diluar rumah, tapi malah pipi-pipinya yang banjir. Nangis gitu loh, maksudnya. 


Biasanya, hujan di siang menjelang sore hari itu adalah hujan yang paling menyakitkan. Karena biasanya, rintik hujan yang turun di saat-saat seperti itu bukan cuma membawa air hasil evaporasi yang jatuh dari langit, tapi siklus hidrologi yang terjadi saat itu juga membawa sejuta kenangan bersamanya. Makanya, nggak jarang flashback-flashback tercipta disaat-saat seperti itu. Biasanya kalo udah gitu, nyalain ac terus duduk di depan jendela sambil ngopi atau ngeteh merupakan aktivitas terbaik untuk menciptakan sebuah kilas balik yang memutar kenangan demi kenangan yang dulu pernah terjadi. Biasanya kalo udah gini, filter disekitar kita tiba-tiba bakal berubah jadi grayscale dan udara sekitar tiba-tiba menjadi dingin. 

Tapi udara yang dingin tadi akan menjadi nggak dingin-dingin amat, ketika kita kembali mengingat kalau dulu sikap dia ke kita jauh lebih dingin ketimbang udara dingin itu sendiri. OH HUJAN...

Selain duduk di depan jendela sambil ngopi atau ngeteh, salah satu aktivitas terbaik yang bisa dilakukan saat hujan adalah.. mendengarkan lagu. Ada banyak lagu yang sebenernya emang asik buat didengerin waktu hujan, apalagi lagu-lagu mellow, tergantung selera masing-masing sih. Gue sendiri akhir-akhir ini lagi hobi banget buat dengerin lagu keane yang judulnya everybody's change, ya kurang lebih lagunya 11-12 sama lagu the reason nya hoobastank. Ya lumayan cocok sih, buat dijadiin lagu hujan. Tapi nggak cuma itu, lagu hujan lain yang gue denger akhir-akhir ini datang dari soundtrack salah satu drama Korea yang berjudul 'Jealously Incarnate'.



Gue sendiri nggak nonton dramanya. Tapi, berhubung tv di rumah sering dimonopoli oleh nyokap dan kakak ciwi gue, maka channel KBS merupakan channel yang paling sering terputar. Iklan-iklan dari drama yang tayang di KBS pun berkali-kali muncul. Gue pun hanya dapat termenung, melihat senyum nyokap yang mengembang setelah berhasil memonopoli televisi untuk menyaksikan KBS. Salah satu iklan drama Korea yang sering nongol akhir-akhir ini adalah Jealously Incarnate. Gue sendiri nggak terlalu tertarik buat nontonin dramanya, gue nggak gitu tau ceritanya tentang apa, yang gue tau.. soundtracknya bagus. Cocok banget buat didengerin waktu ujan di siang menjelang sore hari. 

Kebetulan, soundtrack dari Jealously Incarnate yang gue suka ini adalah lagu english. Judulnya Step-step dari Suran, sama Bye Autumn dari saltnpaper. Liriknya sama temponya pas banget buat didenger waktu ujan sambil main flashback-flashbackan, apalagi sambil ngopi atau ngeteh di depan jendela yang dibasahi oleh rintik hujan..  filter gue langsung berubah jadi grayscale abu-abu kelabu deh pokoknya, kalau lagi dengerin 2 buah lagu itu waktu ujan di siang menjelang sore. 


              



"Look in my eyes
Can you see my heartbeat?
Swirling everywhere I go
Look in my eyes
I will be next to you
You let me be on the line"

"I know it’s all or nothing
But we’ll make it all right
Oh yeah, so live your life
shining like a star
And I’ll be your moonlight"

"If you just remember this
Oh tell me that we can get it over
Even if it’s gonna hurt me
in the end
I’ll always be yours"


Lirik diatas menggambarkan suasana hati seseorang ketika sedang jatuh hati dan mengibaratkan dirinya sebagai sinar bulan dikala orang yang disukainya adalah bintang. Ketika hati seseorang berdegup dengan kencang saat melihat mata orang yang disukainya, ketika rasa sakit tak mampu mengalahkan besarnya rasa suka itu sendiri, ketika itulah rasa tak bisa memiliki datang menghampiri. Gue yakin, dalam hidup kita ini kita pernah seenggaknya minimal sekali aja menyimpan rasa kepada seseorang namun pada akhirnya kita sadar kalau orang tersebut tidak bisa kita memiliki. Perasaan kita pun hanya dapat terpendam dan kita pada akhirnya hanya dapat jatuh cinta diam-diam, jatuh cinta sendirian. 

Tapi bukan itu masalahnya, masalahnya adalah... ingat kah kita, ketika 'rasa tak bisa memiliki' itu datang menyapa kita saat siang menjelang sore hari dalam bentuk hujan di penghujung tahun yang menayangkan kilas balik? Ingat kah kita.. ingath kah.... ingat.. kah...


                             
              



"Slowly fall a thousand stars
And everything all goes by
Wasting all I loved
Quietly
all the dreams are gone away
In a good night
Never ever say goodbye
Always I wonder why
Wasting all the time"

"If I cry if I smile
Will my life still go on
If I try if I chase
Will my love still go on
Somehow I can’t get out of here
Sometimes I need you near me"

"Keep me right
keep my breathe
Till the end of story
Let me wait
if you’re late
Till my words find your ears
Someday you colour me anew
Somewhere underneath the sky"



Nggak jauh beda dari lagu pertama, lirik lagu "Bye, Autumn" ini juga menggambarkan rasa tak bisa memiliki. Tapi perbedaannya, lagu Bye Autumn ini lebih dalam dan menggambarkan perasaan susah move on. 

Tapi bukan itu masalahnya, masalahnya adalah... ingat kah kita ketika sedang berada dalam sebuah hubungan yang serius, hari-hari kita diwarnai dengan penuh suka. Tapi ketika masalah datang dan hubungan tersebut mulai goyah sampai akhirnya sukar untuk dipertahankan akan menimbulkan perasaan dimana tiba-tiba ribuan bintang jatuh dan merenggut semua yang kita cintai, perasaan dimana kita selalu merasa hidup akan terus berjalan dikala kita menangis maupun tersenyum, perasaan dimana kita tidak bisa keluar dari apa yang sudah membuat kita nyaman, perasaan dimana kita ingin dia untuk selalu ada di dekat kita. Selalu.. 

Kalo gue nggak salah tangkep, seharusnya lagu ini diputernya waktu scene si pemeran utama wanita sama pemeran utama pria lagi ribut, atau ada yang nangis, gitu.


Ehem... uhuk-uhuk, ya begitu lah lagu hujan gue akhir-akhir ini. Kalau ngana, ngana punya lagu hujan juga kah?

Post a Comment

1 Comments

  1. As such, they wasted no time in legalizing sports playing after the choice, opening the state's first sportsbooks on June 14, 2018. Atlantic City and the MetLife Stadium, among other locations, now supply legalized sports wagering. New Hampshire joined the list of states with legalized sports betting on the second day of 2020. The state agreed to a six-year contract with DraftKings, so cellular sportsbooks can be utilized all through the 솔 카지노 state. That means there could be be} a potential choice of different on-line sportsbooks for FL bettors. Ideally, cellular sportsbook apps give customers the complete range of features they might normally have if accessing the sportsbook’s desktop consumer.

    ReplyDelete