Dunia perkuliahan memang telah menjadi sebuah cerita tersendiri bagi kebanyakan orang. Apapun jurusannya, Dimanapun kuliahnya, dan Bagaimanapun lingkungan pertemanannya, selalu ada cerita unik yang berbeda-beda dari setiap individu. Entah dalam lingkup pertemanan, asmara, sampai lingkup pendidikan itu sendiri. Film tentang dunia perkuliahan dapat menjadi referensi yang menarik bagi kamu yang baru lulus SMA dan sebentar lagi merasakan bangku kuliah ataupun kamu yang sudah lulus kuliah dan 'kangen' dinamika dunia perkuliahan.

Percaya atau tidak, film-film tahun 2010 kebawah selalu dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia perkuliahan di Indonesia. Budaya dan perkembangan teknologi menjadi alasan utamanya. Secara budaya, karakter-karakter dalam cerita masih cukup retro dalam berbusana dan secara teknologi belum ada intervensi gadget yang begitu masif seperti sekarang ini. Film-film pada tahun tersebut seakan-akan memberikan insight kepada kita bahwa 'oh, ternyata, kita pernah ada di zaman seperti itu'. Mulai dari yang dibawah tahun 2010, sampai diatas tahun 2010, berikut, 5 film Indonesia terbaik tentang dunia perkuliahan:

1. Jomblo (2006), Nikmati Kisah Persahabatan 4 Pria yang Cukup 'Relevan' dengan Kehidupan Nyata


Jomblo (2006) bercerita tentang 4 sahabat yang berkuliah di jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Bandung (UNB). Mulai dari dinamika pertemanan diantara keempatnya, sampai intrik asmara masing-masing karakter, film garapan Hanung Bramantyo ini mampu menawarkan relevansi yang sejalan dengan realita dalam kaitannya dengan dinamika dunia perkulaiah. Cara mahasiswa fakboy menaklukkan wanita? Christian Sugiono hadir sebagai karakter fakboy tersebut. Dinamika mahasiswa saat selingkuh? Ringgo Agus Rahman hadir sebagai karakter yang membuat geleng-geleng kepala. Selebihnya, permasalahan klasik pria-pria jomblo yang tidak memiliki modal baik dalam keberanian ataupun tampang menjadi bumbu tersendiri. 

2. Catatan Akhir Kuliah (2015), Rasakan Peliknya Revisi Skripsi Lagi dan Lagi


Catatan Akhir Kuliah (2015) adalah film yang diangkat dari kisah nyata, yang sebelumnya diadaptasi dari buku berjudul sama. Menceritakan tentang SAM, mahasiswa semester 11 di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tak kunjung-kunjung lulus sementara teman-temannya satu per satu sudah mulai wisuda. Tidak hanya berkutat dengan skripsi, dilema asmara juga SAM alami hingga akhirnya membuat dirinya semakin terpuruk. Mengingat kisah-kisah yang dialam SAM diangkat dari novel non fiksi, maka relevansi yang dihadirkan dalam konteks dunia perkuliahan bisa dibilang sangat sesuai dengan keresahan mahasiswa tingkat akhir yang skripsinya mentok.

3. Perahu Kertas (2012), Ketahuilah Betapa Pentingnya Memilih Jurusan Kuliah yang Sesuai dengan Minat Kita Sendiri



Dalam menyongsong dunia perkuliahan, tidak jarang sebuah dilema melanda ketika jurusan yang ingin kita pilih tidak sesuai dengan keinginan orangtua. Intervensi dari orangtua tersebut kemudian dapat menimbulkan pertikaian dan menjadikan anak sebagai korban karena pada akhirnya anak akan merasa terpaksa untuk kuliah di jurusan yang tidak sesuai dengan minatnya. Perahu Kertas Part 1 (2012) menawarkan 2 bentuk yang bertolak belakang: dilema dari Keenan (Adipati Dolken) terkait pengekangan dari orangtua dan Kugy (Maudy Ayunda) yang dibiarkan mengeksplor passionnya sendiri.

4. Kambing Jantan Movie (2009), Simak Cerita Raditya Dika yang Galau Mikirin Kuliah di Luar Negri


Diangkat dari novel Kambing Jantannya Raditya Dika, film keluaran tahun 2009 ini menjadi film pertama tentang Raditya Dika dimana fokus cerita film ini tidak jauh berbeda dari cerita-cerita Raditya Dika di buku Kambing Jantan. Mengisahkan bagaimana Raditya Dika galau memikirkan untuk melanjutkan kuliah di Indonesia atau Australia sampai akhirnya Radit memilih Australia setelah dipertimbangkan secara absurd. Tidak hanya berkutat dengan budaya yang berbeda di Australia, dilem asmara juga melanda Raditya Dika saat itu. 

5. Catatan Dodol Calon Dokter Movie (2016), Buat Kamu Calon Dokter yang Hobi Galau


Sama seperti Catatan Akhir Kuliah dan Kambing Jantan, Catatan Dodol Calon Dokter atau yang biasanya disingkat Cado-Cado juga merupakan film yang diadaptasi dari novel non fiksi. Bercerita tentang dilem dokter muda dalam menghadapi dunia kedokteran, KOAS, sampai intrik asmara. Film yang juga berafiliasi dengan CJ Entertainment ini tentu dapat memberikan insight tentang dunia kedokteran di Indonesia. Terutama saat KOAS.

6. Pupus (2011), Buat Kamu yang Doyan Kisah Romatiez yang Dramatiez Abiez


Film Pupus mungkin bisa menjadi referensi bagi kamu yang suka film-film romansa yang dramatis abis. Pupus sejatinya memiliki konseptualisasi yang sama seperti Film Jepang yang berjudul Koizora/Sky of Love (2007) dengan cerita yang berbeda. Bercerita tentang intrik seorang Maba (Mahasiswa Baru) di Universitas Trisakti yang jatuh hati kepada seniornya yang memiliki tanggal ulang tahun yang sama dengan dirinya. Latar tempat di kampus dan fokus cerita tentang kisah romansa antara mahasiswa dan mahasiswi menjadikan Pupus sebagai salah satu film yang mungkin bisa kamu jadikan referensi untuk mengintip dunia perkuliahan.