Film gangster ala-ala Korea Selatan memang belum afdol rasanya kalau belum diwarnai kehadiran dari Ma Dong Seok. The Gangster, The Cop, The Devil (2019) menjadi film keluaran tahun 2019 yang menghadirkan cerita gangster dengan Ma Dong Seok didalamnya. Setelah The Bad Guys: Reign of Chaos (2019) yang juga rilis di tahun yang sama serta Unstoppable (2018) dan The Outlaws (2017) yang rilis di tahun-tahun sebelumnya, Ma Dong Seok memang slelalu akan menjadi tokoh yang ikonis di industri film action Korea. 

The Gangster, The Cop, The Devil (2019) menawarkan sebuah cerita yang agak berbeda dari film-film gangster ala Korea kebanyakan. Bukan lagi bagaimana polisi dapat menangkap gangster, ataupun bagaimana gangster dapat menghindari polisi, namun tentang bagaimana polisi dan gangster bekerjasama untuk menangkap seorang buronan yang disinyalir merupakan psikopat. 


Sinipsis The Gangster, The Cop, The Devil (2019)

Boss Gangster paling terkenal, Jang Dong-su (Ma Dong Seok), diserang hingga terluka parah oleh orang tak dikenal. Serangan tersebut membuat reputasinya sebagai ketua Geng Zeus rusak dan ingin membalas dendam. Pada akhirnya, ia bekerjasama dengan detektif kepolisian Jung Tae-seok yang meyakini bahwa pelaku penyerangan kepada Jang Dong Su adalah seorang pembunuh berantai yang selama ini dicari oleh polisi. 

Karena sang detektif selama ini sering kali gagal mendapatkan bukti untuk melacak jejak sang pembunuh berantai, Jang Dong Su digunakan sebagai salah satu alatnya untuk memburu pembunuh berantai tersebut. Dengan man power yang dimiliki, maka meleburlah tim kepolisian dengan anak buah geng Zeus untuk mengejar seorang psikopat. 


Review The Gangster, The Cop, The Devil (2019)

Cukup seru karena menawarkan konsep cerita yang berbeda, begitulah impresi saya untuk The Gangster, The Cop, The Devil. Film ini mengelaborasi 3 entitas besar yakni gangster, polisi, dan penjahat yang dianalogikan sebagai devil. Sebelum elemen gangster dan polisi melebur menjadi satu, keduanya diceritakan secara terpisah bagaimana keduanya adalah entitas yang bertolak belakang dan sangat kontradiktif, sebelum akhirnya bisa bersatu dengan muatan politis untuk menaklukkan karakter devil. 



Dari segi cerita, film ini memiliki takaran yang tepat dari flow mengelaborasi masing-masing karakter terlebih dahulu. Selain karakter-karakter yang menarik, film ini juga menyusupkan unsur emosional bagaimana Ma Dong Seok sebagai ketua gangster dalam film ini mampu tergerak hatinya dengan dalih kemanusiaan untuk menangkap penjahat. Aktor-aktor yang tepat dan visualisasi yang pas untuk ukuran film gangster juga menjadi nilai jual tersendiri dari film ini. 

Dengan durasi 1 jam 50 menit, cerita dari film ini akan menjadi teman yang cukup menyenangkan untuk diikuti. Alur cerita yang terbilang pas untuk film action; tidak terlalu cepat dan tidak lamban, mampu mengikat perhatian dan konsentrasi dari penonton. Ya, setidaknya, film ini dari segi eksekusi lebih baik ketimbang The Bad Guys: Reign of Chaos (2019) yang mungkin terasa agak bisa saja.