Salah satu parameter termudah untuk menilai apakah drama/series detective menarik atau tidak adalah dengan menilai apakah drama tersebut bikin 'nagih' atau tidak. Semakin bikin nagih, berarti semakin bagus. Sederhananya, ketika mengonsumsi drama detective/mystery, kita akan disuguhkan puzzle demi puzzle dari awal episode yang pada akhirnya puzzle tersebut akan tersusun secara rapih di ending dari drama.

Drama detective yang memang 'menarik' akan menarik rasa penasaran penontonnya untuk segera melanjutkan episode demi episode berikutnya agar puzzle yang ada mulai kelihatan gambaran demi gambarannya, dan itulah definisi bikin nagih disini, ketika rasa penasaran penonton untuk memecahkan lebih lanjut misteri yang ada di drama begitu besar sehingga 1 atau 2 episode dalam satu waktu saja terasa kurang. Selesai nonton episode 1, langsung lanjut ke 2, lanjut ke 3, lanjut ke 4, dan seterusnya sampai akhirnya menimbulkan dilema: kalau nggak dilanjutin bikin penasaran, kalau dilanjutin udah cape nonton dari tadi. Bikin nagih deh, pokoknya.

Burning River (2020) adalah salah satu drama detective/crime/mystery Mainland China yang cukup bikin 'nagih'. Jumlah episode dan durasinya proporsional: 24 episode dengan range 1 episode di 35-45 menit, ceritanya menarik, warna dan visualisasinya mendukung untuk menciptakan suasana suspense, alurnya pas untuk film detektif: cepat, tapi tidak terlalu cepat.  Bisa dibilang, drama ini nggak kalah seru kalau dibandingkan dengan The Long Night (2020) yang mungkin bisa dibilang menjadi salah satu drama mainland china terseru juga.

 

Sinopsis The Burning River (2020)

Lin Yun Hong adalah polisi wanita yang disegani, ia memiliki partner polisi bernama Zhao Wei yang tak kenal takut untuk menghadapi para kriminal. Keduanya bekerja di kepolisian Linchuan untuk memecahkan kasus-kasus kriminal yang terjadi disana. Drama 24 episode ini kemudian terbagi menjadi 2 babak besar yang menceritakan perjalanan Lin Yun Hong dan Zhao Wei dalam menyelesaikan 2 kasus misteri di kota Linchuan, dimana episode 1-12 menceritakan cerita pertama dan episode 13-24 menceritakan cerita kedua.

Dalam episode 1-12, Yun Hong dan Zhao Wei dihadapkan dengan kasus pembunuhan berantai yang menimpa beberapa wanita di kota Linchuan. Penyelidikan kemudian membawa mereka ke titik terang dimana wanita-wanita yang dibunuh ini memiliki keterkaitan satu sama lain. Yun Hong dan Zhao Wei pun terlibat dalam investigasi dan penyelidikan lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi, siapa pelakunya, dan apa motifnya.

Sementara episode 13-24 akan bercerita tentang Yun Hong dan Zhao Wei yang dihadapkan dengan kasus penculikan anak. Penyelidikan membawa mereka kepada beberapa kesimpulan dimana anak yang diculik tersebut mungkin saja sudah tewas, namun di sisi lain mereka juga melihat kemungkinan jika anak tersebut belum tewas. Keduanya berasama tim kepolisian kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut yang ternyata membawa Yun Hong kepada fakta dibalik kekelaman masa lalunya.

 

Review The Burning River (2020)

Dari segi cerita, visualisasi, peran para pemain, proporsi jumlah episode dan durasi, Burning River bisa jadi merupakan salah satu drama detektif Mainland China terbaik.Terlebih, drama ini merupakan drama detektif yang sangat sangat dan sangat normal. Dimana tidak ada kepingan cerita yang terasa terlalu 'lebay' seperti beberapa film atau drama Mainland China lainnya yang mungkin ada saja adegan-adegan lebay yang membuat film atau drama tersebut terkesan aneh.
 
Meskipun misteri yang disuguhkan terbilang nyaris tanpa plot twist, namun Burning River mampu menyajikan keseruan melalui cerita investigasi dan alur yang sangat pas untuk film crime/mystery dimana alurnya terbilang cukup cepat namun tidak terlalu cepat sehingga tidak membosankan, namun ceritanya dapat dicerna dengan mudah.
 

 
Secara cerita, interval antara 2 cerita di drama ini terasa cukup unik, sih. Karena biasanya drama detektif 24 episode memiliki 1 cerita kriminal yang sama dari awal sampai akhir, atau 6 cerita berbeda dengan porsi 4 episode 1 cerita. Namun Burning river menawarkan 2 cerita dengan pembagian 12 episode untuk 1 cerita kriminal dimana artinya episode 1 akan ada sebuah kasus kriminal dan di episode 12 kasus tersebut terpecahkan, lalu kemudia di episode 13 ada kasus kriminal baru lainnya dan terpecahkan di episode 24. Namun secara keseluruh, investigasi yang dilakukan Yun Hong dan Zhao Wei akan menjadi senjata utama penonton untuk bisa mengungkap misteri apa yang sebenarnya terjadi.

Secara visualisasi, kenapa terasa sangat pas untuk film misteri? Karena visualisasinya terasa sangat proper, dengan warna overall yang agak deep namun soft ala-ala The Invisible Guest (2017). Visualisasi seperti ini jelas sangat cocok untuk film bergenre mystery/crime terutama untuk menciptakan suasana suspense bagi penonton. Ditambah lagi durasi yang hanya sekitar 35-40 menit dan alur yang cenderung cepat namun tidak terlalu cepat membuat film ini tidak membosankan dan sangat menarik untuk diikuti.

Drama yang terasosiasi dengan YoYo TV dan Youku ini (tumben bukan iQiyi) bisa dibilang masih cukup underrated. Karena di situs online seperti MyDramalist, ratingnya hanya sekitar 7.4 namun menurut saya layak untuk diberikansetidaknya 8.6 sejajar dengan The Long Night (2020).